Arab Saudi Menjadi Penerima Pertama Vaksin Virus Corona

8
Ilustrasi Vaksin Corona (foto net)

KilNews.com, Arab Saudi – Arab Saudi akan menjadi salah satu negara pertama yang menerima vaksin melawan virus Corona. Begitu bunyi laporan kantor berita negara itu, SPA, mengutip rapat kabinet kerajaan.

“Kerajaan akan menjadi salah satu negara pertama yang menerima vaksin melawan Covid-19 setelah memastikan efektivitas dan keamanannya,” kata Penjabat Menteri Media Majed bin Abdullah al-Qassabi selama pertemuan kabinet virtual, yang dipimpin oleh Raja Salman bin Abdulaziz seperti dilansir dari Al Arabiya, Rabu (25/11/2020).

Sehari sebelumnya, Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengatakan Kerajaan di Teluk Arab itu akan menyediakan vaksin virus Corona gratis untuk semua orang yang tinggal di negara itu.

“Vaksin Covid-19 akan tersedia untuk semua orang di Arab Saudi secara gratis. Kami berharap memiliki cukup vaksin untuk mencakup 70 persen dari populasi negara itu pada akhir 2021,” televisi pemerintah Al-Ekhbariya TV mengutip pernyataan Kementerian Kesehatan.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Mohammed Abdelali mengatakan dalam konferensi pers harian virus Corona: “Setiap vaksin harus aman, efektif, dan disetujui oleh otoritas terkait.”

Kasus virus Corona Arab Saudi telah mencapai 355.741 kasus yang dikonfirmasi, 344.311 pasien sembuh dan 5.811 meninggal.

Perlombaan untuk memproduksi vaksin melawan virus Covid-19 telah menghasilkan beberapa kandidat terdepan. Pfizer dan Moderna telah mengumumkan awal bulan ini kandidat vaksin Covid-19 yang berhasil, masing-masing lebih dari 90 persen efektif.

Rusia juga mengumumkan pada 9 November bahwa vaksin virus Corona, Sputnik V, lebih dari 90 persen efektif.

AstraZeneca mengumumkan pada hari Senin bahwa vaksinnya, yang dikembangkan oleh Universitas Oxford, 90 persen efektif dalam mencegah Covid-19.(sindonews)