Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung : Sebanyak 900 Spanduk Rizieq Shihab Diturunkan

3
Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung (foto net)

KilNews.com – Setidaknya ada 900 spanduk yang bergambar Rizieq Shihab telah ditertibkan oleh aparat gabungan sejak akhir September 2020

“Sampai saat ini hampir 900-an (spanduk) di DKI (ditertibkan), bahkan ada warga yang ikut turunkan,” katanya Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman di Jakarta, Senin 23 November 2020.

BACA : Ketua IPW Neta Pane Tantang HabibR izieq Shihab Ubah FPI di 2024 Menjadi Parpol Jika Ingin Berkuasa

Upaya penertiban spanduk kata Dudung, dilakukan oleh aparat gabungan TNI, Polri dan Satpol PP, karena lokasi pemasangan yang tidak pada tempatnya serta melanggar ketertiban umum.

Dudung menjelaskan upaya penurunan spanduk bahkan sudah dilakukan sejak dua bulan terakhir.

“Itu (penertiban spanduk) sudah dua bulan lalu dilakukan TNI, Polri dan Satpol PP. Awalnya yang turunkan Satpol PP, tapi Front Pembela Islam (FPI) minta dinaikkan lagi. Mereka siapa? Kalau pemerintah itu jelas organisasinya. Kok bisa takut sama mereka?,” kata Dudung.

BACA : Pemuda Papua MempertanyakanKetegasan TNI dan Polri Terkait Status Habib Rizieq

Dudung menegaskan penertiban spanduk di DKI Jakarta tidak hanya berlaku bagi poster yang menampilkan gambar Rizieq Shihab, namun juga berlaku bagi spanduk lain yang dipasang bukan pada tempatnya.

“Kita turunkan poster tidak hanya Rizieq Shihab saja, poster lain juga kita turunkan. Yang ilegal kita turunkan,” katanya.

Sementara Kepala Penerangan Kodam Jaya Letkol Arh Herwin Budi Saputra menambahkan spanduk bergambar Rizieq Shihab dinilai mengandung makna provokasi.

BACA : Sadis Pelaku Cekoki Obat ke Korban dan Setubuhi Sampai Tewas

“Memangnya ada apa dengan Indonesia sampai ada revolusi akhlaq. Isinya provokasi,” katanya.

Upaya penertiban spanduk Rizieq Shihab juga berlangsung di sejumlah daerah lain di luar Jakarta, di antaranya Jawa Timur.

“Pangdam dan Kapolda sudah sama-sama sinergi. Ini untuk negara. Pangdam nyatakan yang ganggu stabilitas akan dihadapi bersama,” katanya.(galamedianews)