Terpilih Secara Aklamasi, Supandi AR Kembali Nahkodai PPM Kepri

Terpilih Secara Aklamasi, Supandi AR

KilNews.com, BATAM – Melalui Musyawarah Daerah V Pemuda Panca Marga Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2020. Kegiatan itu juga mengangkat tema”Kita tingkatkan patriotisme, idealisme, solidaritas (Tri Dharma Sakti) dalam diri pribadi setiap pengurus dan anggota pemuda panca marga Sabtu (21/11/2020) di Hotel Planet Holiday, Jodoh, kota Batam.

Dalam Musda V itu, terpilih secara aklamasi kembali mempimpin PPM Kepri Supandi AR, S.Sos. M. Hum. Selanjutnya dilakukan pelantikan.

Ketua Pemuda Panca Marga Provinsi Kepulauan Riau terpilih, Supandi Ar menyatakan sebagai organisasi itu dinyatakan sah itu harus melaksanakan berbagai tahapan sehingga akhirnya terpilih. Nah pemuda panca marga sudah dilaksanakan dengan baik.

“Sebagai tahapan itu untuk mewujudkan organisasi yang baik, maka dilakukan musyawarah daerah V dengan melibatkan seluruh cabang se Kepri. Dimana sebelumnya kepengurusan lama sudah habis,”ucap Supandi AR.

Menurut Supandi, pengurus lama secara aturan tentu harus menyampaikan laporan bahwa yang mana kepengurusan lama sudah habis masa baktinya.

“Atas dasar itu, maka seluruh pengurus Pemuda Panca Marga Kepri mulai dari Batam, Bintan, Tanjungpinang, Karimun, Lingga, Anambas,Natuna, sepakat hadir,”tutur Supandi.

Perlu ditegaskan kembali, kata Supandi bahwa dirinya sudah bergabung di PPM sejak tahun 1990 dan PPM didirikan tahun 1982 oleh Letjen Achmad Tahir.

“Dari Musyawarah Nasional (Munas) yang ke I hingga Munas yang ke X tidak ada masalah. Munas ke X dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 6 – 7 September 2019, di dalam Munas tersebut menetapkan Samsudin Siregar sebagai Ketua Umum PPM menggantikan Haji Lulung,”tegas Supandi.

Lanjut dia, munas pertama digelar tentu sudah ada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, memang PPM itu dibawah Veteran tapi tidak structural atau terputus lantaran sejak Undang-Undang Organisasi Masyarakat (Ormas) tahun 1986 PPM itu tidak lagi dibawah underbow atau binaan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) tetapi berdiri sendiri memiliki Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga sendiri.

“Pada Munas ke X masa kepemimpinan Samsudin Siregar dari tahun 2019-2024, dan dari hasil Munas itu telah keluar SK Menkumham yang dikeluarkan oleh Menteri Hukum dan HAM RI,”jelasnya.

Ia bahkan menyebutkan, setiap organisasi jika tidak ada SK Menkumham maka organisasi itu tidak sah, sebab sesuai UU Ormas, bahwasannya setiap organisasi apapun yang berada di negara Indonesia, tidak boleh ikut campur dengan organisasi lainnya.Apalagi organisasi tersebut telah mempunyai hukum tetap yakni SK Menkumham Republik Indonesia.

“Jadi, mau apapun itu organisasinya baik dari pemerintah, polisi ataupun veteran, sesuai dengan UU Ormas itu tidak boleh ikut campur,”sebutnya.

Dikatakan Supandi, sesuai Kepres Nomor 18 Tahun 2018. Pengesahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), tidak ada satu pasal pun menyebutkan bahwa Veteran bisa membekukan PPM atau membubarkan PPM, tidak ada juga menyebutkan bahwa Veteran untuk bisa mengelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Musnalub).

“Sesuai AD/ART PPM hasul Munas Ke X yang digelar tanggal 6-7 September 2019 lalu di Jakarta sudah absah dan telah memiliki SK Menhumham RI,”katanya.

Sekali lagi, Supandi menegaskan, di PPM itu hanya satu yang memiliki SK Menhumham RI.(tf)

BAGIKAN