Satresnarkoba Barelang Berhasil Mengungkap 2 Kasus Narkoba, Waktu Dekat Berkas Dilimpahkan ke Kejaksaan

1

KilNews.com, BATAM – Kapolresta Barelang AKBP Yos Guntur, didampingi Kasatresnarkoba Kompol Jhon Sitepu dan Kasubbag Humas Akp Betty Novia menggelar konferensi pers ungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu dengan total berat 8,945 gram, bertempat di pendopo Satresnarkoba Polresta Barelang. Rabu (16/12/2020) sekira pukul 10.20 WIB.

kapolreta Barelang AKBP Yos Guntur menjelaskan telah dilakukan penangkapan terhadap 2 orang pelaku inisial (DA) 24 tahun, pekerjaan wiraswasta, alamat koskosan Genta Batu Aji kota Batam dan pelaku yang kedua dengan inisial (YZ) 34 tahun, pekerjaan nelayan, kewarganegaraan Malaysia.

Berdasarkan informasi yang anggota Satresnarkoba dapatkan dari masyarakat diduga kedua pelaku akan melaksanakan transaksi narkotika jenis sabu di TKP yang berbeda.

“TKP yang di lakukan oleh pelaku DA berada di pantai Tanjung Buntung Kecamatab Bengkong kota Batam. Sedangkan pelaku YZ WN Malaysia dilakukan di perairan laut sekitar Pulau Putri, Nongsa, kota Batam,” ujar Kapolresta Barelang.

Barang bukti yang di amankan untuk TKP pantai Tanjung Buntung :

2 bungkus Shabu yang di bungkus dengan plastik kemasan merk Guanyinhwang dan dibungkus lagi dengan plastik transparan.
1 buah tas sandang warna hitam merk Relbin Renellius
1 buah tas sandang warna abu-abu Merk Adidas
1 unit Hp
1 unit sepeda motor
Sedangkan untuk TKP di perairan pulau Putri Barang bukti yang di amankan berupa :

1 buah jerigen warna biru yang di dalamnya terdapat 1 buah kantong kertas merk club 21 outlet yang berisikan 5 bungkus sabu yang di bungkus dengan plastik kemasan merk Guanyinwang dan 2 bungkus sabu yang dibungkus dengan plastik kemasan merk Yusliam.
Uang sejumlah RM.343
1 unit speedboat fiber
1 unit Hp milik tersangka.


Pasal yang di sangkaka, pasal 112 ayat (2) Jo pasal 114 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

Kapolres juga menyampaikan, dalam waktu dekat akan menyerahkan berkas ke Kejaksaan Batam.(VA)

BAGIKAN