Tim Opsnal Ditreskrimum Polda Kepri Berhasil Tangkap 2 Pelaku Begal Sadis, Satunya Resedivis

28
Tim Opsnal Ditreskrimum Polda Kepri Berhasil Tangkap 2 Pelaku Begal Sadis, Satunya Resedivis

KilNews.com, BATAM – Dua pelaku begal sadis yang terjadi di Batam berhasil diungkap Tim Opsnal Ditreskrimum Polda Kepri.

Adapun modus pelaku dilakukan dengan menggunakan aplikasi media sosial Tantan, pelaku mengenal korban dan mengajak bertemu.

“Jadi pada Sabtu (13/3/2021) pelaku bertemu korban, pelaku DOF alias O bertemu dengan korban di seputaran Mall BCS. Setelah bertemu korban diajak jalan dengan sepeda motor, tersangka memutari daerah sekitar Batam Center,” ungkap Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt, Selasa(16/3/2021).

Pada saat tiba di pinggir jalan depan Komplek Ruko Greend Land, pelaku berhenti dan menurunkan korban. Tak lama kemudian, datang rekan pelaku berinisial AR alias R dan langsung membekap mulut korban.

“Tak hanya membekap mulut korban, lalu kedua pelaku membanting korban dan menginjak-injak tubuh korban hingga mengalami beberapa pendarahan dibagian gigi dan sekujur tubuh korban,” ujarnya.

Setelah melakukan perbuatan sadisnya, kedua pelaku melucuti barang-barang berharga milik korban dan korban ditinggalkan begitu saja di TKP tersebut. Kedua tersangka ini kabur bersama barang milik korban.

Selanjutnya, Pada hari Senin, (15/3/2021), tim teknis Ditreskrimum Polda Kepri menerima informasi akan adanya transaksi penjualan handphone merk Oppo Reno 4F warna hijau casing warna hitam yang mirip dengan handphone milik korban.

“Pada saat melakukan pencarian barang bukti, kedua pelaku ini malah berupaya untuk melarikan diri dan melawan petugas sehingga terhadap kedua pelaku diberikan tindakan tegas dan terukur,” terangnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya, 1 unit handphone merk Oppo Reno 4F milik korban, 1 buah kalung emas milik korban, 1 buah tas warna hijau milik korban, 1 unit handphone milik pelaku DOF alias O, dan 2 unit sepeda motor yang digunakan oleh kedua pelaku.

“Atas tindak pidana yang dilakukan oleh kedua pelaku ini korban mengalami luka pada bagian rahang, gigi dan disekujur tubuhnya. Selain itu, korban juga mengalami kerugian materil sebesar Rp. 4.500.000,” jelasnya.

Sementara itu, Dir Reskrimum Polda Kepri Kombes Pol Arie Dharmanto, S.Sos., S.Ik menambahkan sebelum melaksanakan aksinya, kedua pelaku terlebih dahulu menyusun skenario kejahatannya, dimulai dari menentukan korbannya, tempat pertemuan hingga lokasi kejahatan ini berlangsung,” paparnya.

Sekedar diketahui, bahwa pelaku berinisial AR alias R adalah Residivis yang baru keluar dari Lapas pada November 2020 yang lalu dalam kasus Curanmor, dalam kasus sekarang ini masih terus dikembangkan dan tidak menutup kemungkinan masih ada kejahatan lainnya.

“Kita juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial, lebih meningkatkan kewaspadaan dalam melakukan pertemuan dengan orang yang baru dikenal melalui media sosial, bisa jadi hal tersebut merupakan modus dari para pelaku kejahatan,” sebutnya.

Atas perbuatannya, kedua pelaku ini dijerat Pasal 365 KUHP Pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 9 Tahun.(AD)

BAGIKAN