Andi Kusuma : Kita Akan Perjuangan Hak Para Pekerja Bright PLN Batam Sesuai SOP

13

KillNews.com, BATAM – Pengacara Andi Kusuma gelar konferensi pers terkait beberapa pekerja Bright PLN Batam yang bekerja di proyek pembangunan transmisi 150 KV di Batu Besar Nongsa, Batam di lokasi Perumahana Bandara Mas.

“Sikap saya jelas,akan memperjuangkannya kalau bisa lewat jalur mediasi atau jalur Gugatan Perdata di Pengadilan,untuk mendapatkan hak sebagaimana yang diatur oleh Undang-Undang di Indonesia,”ujarnya,Jum’at(12/2/2021).

Dibeberkannya, para pekerja itu seharusnya masih melanjutkan pekerjaan hingga tiga bulan kedepan sesuai dengan surat perintah kerja oleh Bright PLN Batam.

“Kalo dihitung-hitung para pekerja itu sehari mendapatkan upah sebesar Rp200 ribu/hari jika dikali 30 hari itu Rp6 juta dan jika tiga bulan Rp18 juta,” sebutnya.

Demikian gambaran penjelasan yang disadur dalam kegiatan Konperensi Pers yang dilakukan Pengacara ini kepada puluhan wartawan di Kantin Graha Pena Batam Kota Jumat (12/03/2021).Dalam pada itu, kata Andi bahwa permasalahan yang ada diantara dua pihak yang berselisih kini sudah dalam solusi damai.

“Dan saya tidak memiliki wewenang untuk mengomentarinya. Sebab memang saya dengar sudah ada kesepakatan damai.Jadi kini saya fokus kepada hak pekerja,” kata Andi.

Lebih jauh kata Andi, bahwa ada SOP dan perjanjian yang telah dibuat antara Bright PLN Batam dan pekerja, sehingga kita akan kejar terus hak pekerja itu, sebut Andi.

“Saya jelas akan perjuangkan ini semua, kami mencari keadilan dan para pekerja mendapatkan hak-haknya,” tegasnya.

Dilain pihak, saat Konferensi Pers itu, setempat dikenal Om Jon sebagai salah satu Tokoh atau Ketua Masyarakat menyebutkan permasalahan adanya Perjanjian Damai dengan pihak yang berdamai akibat seteru tempo hari, sebaiknya mengikutkan dan mengajak pihaknya.”Mestinya kami sebagai orangtua juga diajak untuk melakukan perjanjian damai itu.

”Ya mestinya kami diajaklah,” ujarnya didampingi salah satu unsur pemudanya.(adt)

BAGIKAN