Aa Gym Dukung Langkah Dibentuknya Tim Independen Untuk Menyelidiki Kasus 6 Anggota FPI Meninggal di Tembak

8
AA Gym (foto net)

KilNews.com, BANDUNG – Ustaz Abdullah Gymnastiar, pimpinan Daarut Tauhid yang akrab disapa Aa Gym mendukung langkah dibentuknya tim independen untuk menyelidiki kasus 6 anggota Front Pembela Islam (FPI) yang meninggal ditembak. Pernyataan tersebut ia sampaikan melalui laman resmi media sosialnya.

Dalam video berdurasi 2 menit lebih, Aa Gym membuka pembicaraan dengan terlebih dahulu mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya 6 orang tersebut. Selanjutnya, ia menganggap kasus itu belum terlalu jelas dan masih terdapat kesimpangsiuran informasi.

“Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun, musibah 6 meninggal anak bangsa disertai dengan kesimpangsiuran informasi. Penjelasan yang berbeda dari kepolisian maupun FPI dan ini sangat-sangat membingungkan masyarakat juga mencemaskan,” ujarnya dalam video yang diunggah Selasa (8/12).

Terlebih dahulu, ia mengajak sekaligus mengimbau kepada masyarakat untuk menahan diri melakukan tindakan kekerasan dan menghindari menyebarkan informasi yang salah. Menurutnya, kekerasan dapat menimbulkan masalah baru dan informasi yang salah merupakan kedustaan.

“Kekerasan pasti menimbulkan masalah baru  dan hindari menyebarkan informasi penjelasan yang salah kàrena itu kedustaan yang akan menyesatkan maayarakat,” ungkapnya.

Aa Gym pun mendorong agar terdapat lembaga independen yang di percaya masyarakat untuk mengungkap kejadian tersebut secara transparan. Menurutnya, keberadaan lembaga independen diharapkan dapat mengungkap fakta sebenarnya.

“Semoga akan ada lembaga independen yang di percaya oleh seluruh masyarakat untuk bisa mengungkap semua ini dengan sejelas-jelasnya setransparan mungkin sehingga kebenaran itu nyata dan keadilan itu terbukti,” katanya.

Menurutnya, masyarakat merindukan hal tersebut agar dapat bertindak dengan tepat. Ia pun mengajak masyarakat untuk selalu berdoa kepada Allah Swt sebab Allah Swt menyaksikan dan maha tahu.

Aa Gym pun mengutip salah satu hadis Nabi Saw yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad. Inti doa tersebut, menurutnya, meminta petunjuk dari Allah Swt agar dibukakan fakta yang sebenarnya dan jauh dari hal yang batil.

“Ya Allah tunjukkan yang benar itu nyata kebenarannya dan mampukan kami menapakinya, memperjuangkannya dan tampakkan ya Alloh yang batil itu nyata kebatilamnya dan mamp6kan kami untuk menjauhinya menyingkirkan kebatilan ini,” katanya.

Ia mengajak kepada masyarakat untuk terus berdoa agar Allah Swt membukakan fakta yang sebenarnya agar masyarakat dapat bersikap adil dan benar. Selain itu, terungkapnya peristiwa tersebut dapat membuat Indonesia lebih baik.

“Semoga kejadian ini tidak terulang lagi dan semoga bangsa kita benar-benar tegak dalam kebenaran dan keadilan karena itu yang membuat bangsa ini bemartabat dan berkah,” katanya.

Sebelumnya, Petugas Polda Metro Jaya menembak enam pengikut Habib Rizieq Shihab (HRS) lantaran melakukan penyerangan terhadap petugas yang sedang melakukan penyelidikan.

“Terhadap kelompok MRS yang melakukan penyerangan kepada anggota dilakukan tindakan tegas dan meninggal dunia sebanyak enam orang,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran di Polda Metro Jaya, Senin.(Ihram)

BAGIKAN