Jaksa Agung Amerika Serikat Bill Barr mengaku Tidak Menemukan Kecurangan di Pilpres

11
Jaksa Agung Amerika Serikat (AS), Bill Barr (foto net)

KilNews.com – Jaksa Agung Amerika Serikat (AS), Bill Barr mengaku pihaknya tidak menemukan bukti terkait klaim kecurangan pemilu yang dapat mempengaruhi hasil pemilihan.

Hal itu disampaikan Barr dalam sebuah wawancara dengan Associated Press pada Selasa (1/12).

“Sampai saat ini, kami belum melihat kecurangan dalam skala yang dapat mempengaruhi hasil dalam pemilihan,” kata Barr.

Pernyataan Barr sendiri merujuk pada klaim adanya kecurangan pemilu yang digaungkan oleh Presiden Donald Trump di sejumlah negara bagian, termasuk Georgia, Michigan, dan Pennsylvania.

Kubu Trump telah mengajukan gugatan hukum untuk membatalkan hasil pemilihan di beberapa negara bagian tersebut guna mencegah kemenangan rivalnya, Joe Biden dari Partai Demokrat.

Menanggapi pernyataan Barr, pengacara Trump Rudy Giuliani dan jenna Ellis menegaskan pihaknya akan terus mencari kebenaran melalui sistem peradilan dan badan legislatif terkait kecurangan pemilu.

“Dengan segala hormat kepada Jaksa Agung, belum ada kemiripan penyelidikan Departemen Kehakiman. Kami akan terus mengejar kebenaran,” ucap keduanya.

Selama ini Barr dipandang sebagai loyalis Trump. Tetapi tindakannya yang tidak mendukung klaim kecurangan pemilu oleh Trump membuatnya terancam dipecat.

Bahkan Barr dilaporkan melakukan pertemuan tidak terjadwal di Gedung Putih.(rmol)